Halloween Costume ideas 2015

Orang Terakhir Yang Masuk Surga


Ibn Mas’ud meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda:
“Orang terakhir yang masuk surge adalah orang yang sesekali berjalan dan sesekali merangkak, lalu sesekali dijilat oleh api neraka. Setelah melintasinya, dia menoleh kepada api itu serta berkata: “Maha Suci Zat yang telah menganugerahiku sesuatu yang belum pernah diberikan kepada seorang pun, baik orang-orang terdahulu maupun orang-orang terkemudian.
Setelah itu, diperlihatkan kepadanya sebatang pohon. Dia pun berkata, “Wahai Tuhanku, dekatkanlah aku kepada pohon itu untuk berteduh di bawahnya dan meminum airnya.
Lalu Allah berfirman, “Wahai anak Adam, kiranya kalau AKu kabulkan, kamu akan memohon lainnya? Orang itu berkata, “Tidak wahai Tuhanku.” Orang itu berjanji kepada Allah bahwa dia tidak akan memohon lainnya, tetapi Allah memaafkannya karena sudah mengetahui bahawa dia tidak dapat bersabar untuk mendapatkan nikmat yang pernah dilihatnya. Karena itu, Allah mendekatkan pohon itu kepadanya, lalu dia berteduh di bawahnya dan meminum airnya. Kemudian, diperlihatkan kepadanya sebatang pohon yang lebih bagus daripada yang pertama.
Orang itu pun berkata, “Wahai Tuhanku, dekatkanlah aku kepadanya untuk meminum airnya dan berteduh di bawahnya, aku tidak akan memohon lagi yang lain kepada Engkau.”
Allah menjawab, “Wahai anak Adam, bukankah kamu telah mengajukan perjanjian kepada-Ku untuk tidak memohon lainnya, tetapi Allah memaafkannya karena sudah mengetahui bahawa dia tidak akan dapat bersabar untuk mendapatkan nikmat yang pernah dilihatnnya. Karena itu, Allah mendekatkan pohon itu kepadanya, lalu dia berteduh di bawahnya dan meminum airnya. Sesudah itu, Allah memperlihatkan lagi kepadanya sebatang pohon lagi di dekat pintu surge yang lebih bagus.
Lagi-lagi orang itu berkata, “Wahai Tuhanku, dekatkanlah aku kepadanya untuk berteduh di bawahnya dan meminum airnya kemudian aku tidak akan memohon lagi yang lain kepada Engkau.”
Allah menjawabnya, “Wahai anak Adam, bukankah kamu telah mengajukan perjanjian kepada-Ku untuk tidak memohon lainnya?”
Orang itu menjawab, “Benar wahai Tuhanku, hanya ini saja, lalu aku tidak akan memohon lagi yang lain.”
Akan tetapi, Tuhannya memamafkannya karena sudah mengetahui bahwa dia tidak akan dapat bersabar untuk mendapatkan nikmat yang pernah dilihatnya. Karena itu, Allah mendekatkan nikmat yang pernah dilihatnya. Karena itu, Allah mendekatkan pohon itu kepadanya. Setelah dia mendekat, dia mendengar suara penduduk surge.
Akhirnya dia berkata, “Wahai Tuhanku, masukkanlah aku ke dalamnya.”
Allah berfirman, “Wahai anak Adam, apakah ada sesuatu yang dapat memutuskan permohonan kepada-Ku? Maukah kamu menerima nikmat yang akan Aku berikan kepadamu sebesar dua kali lipat dunia ini?”
Orang itu berkata, “Wahai Tuhanku, apakah Engkau mengolok aku, padahal Engkau adalah Tuhan semesta alam?”
Ibn Mas’ud lalu tertawa, Dia berkata, “Tahukah engkau mengapa aku tertawa?” Mereka bertanya, “Mengapa engkau tertawa?” Ibn Mas’ud berkata, “Seperti inilah Rasulullah Saw tertawa.”
Para sahabat juga bertanya kepada Rasulullah, “Mengapa engkau tertawa wahai Rasulullah?”
Beliau menjawab, “Karena Allah, Tuhan alam semesta ini juga tertawa sewaktu orang itu berkata, Apakah Engkau mengolok-olok aku, sedangkan Engkau adalah Tuhan semesta alam?” Allah menjawab, Aku tidak mengolok-olokmu, tetapi aku berkuasa atas apa yang aku kehendaki.”

Labels:

Post a Comment

Streamtosoccer.com

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget