Faktor-faktor
yang mempengaruhi belajar dapat digolongkan menjadi dua, yaitu faktor intern
dan ekstern. Faktor intern adalah faktor yang berasal dari diri individu yang
sedang belajar. Sedangkan faktor ekstern adalah faktor yang berasal dari luar
individu.[1]
1)
Faktor-Faktor Intern
a)
Faktor Jasmaniah
(1)
Faktor kesehatan
Sehat berarti dalam keadaan baik dan segenap badannya bebas
dari penyakit
(2)
Cacat tubuh
Cacat tubuh berarti terdapat yang kurang baik atau kurang
sempurna pada tubuh atau badan.
b)
Faktor Psikologis
(1)
Intelegensi
Intelegensi adalah kecakapan yang terdiri dari 3 jenis yaitu
kecapakan untuk menghadapi dan menyesuaikan ke dalam situasi yang baru dengan
cepat dan efektif; mengetahui dan menggunakan konsep-konsep yang abstrak secara
efektif; dan mengetahui relasi dan mempelajarinya dengan cepat.
(2)
Perhatian
Perhatian menurut Gazali adalah keaktifan jiwa yang dipertinggi,
jiwa itupun semata-mata tertuju kepada suatu objek (benda/hal) atau sekumpulan
objek
(3)
Minat
Minat adalah kecenderungan yang tetap untuk memperhatikan
dan mengenang beberapa kegiatan.
(4)
Bakat
Bakat atau aptitude adalah kemampuan untuk belajar.
Kemampuan akan terealisasi menjadi kecakapan yang nyata sesudah belajar atau
berlatih.
(5)
Motif
Motif erat sekali hubungannya dengan tujuan yang dapat
dicapai. Motif merupakan penggerak menggapai tujuan.
(6)
Kematangan
Kematangan adalah suatu tingkat atau fase dalam pertumbuhan seseorang
dimana alat-alat tubuhnya sudah siap untuk melaksanakan kecakapan baru.
(7)
Kesiapan
Kesiapan adalah kesediaan untuk merespon atau bereaksi
2)
Faktor-Faktor Ekstern
a)
Faktor keluarga
(1)
Cara orang tua mendidik
Cara orang tua mendidik anaknya besar pengaruhnya terhadap
belajar anak.
(2)
Relasi antar anggota keluarga
Relasi antar anggota keluarga yang terpenting adalah relasi
orang tua dengan anaknya. Selain itu relasi anak dengan saudaranya atau dengan
anggota keluarga yang lain pun turut memengaruhi belajar anak.
(3)
Suasana rumah
Suasana rumah merupakan situasi atau kejadian-kejadian yang
sering terjadi di dalam keluarga di mana anak berada dan belajar.
(4)
Keadaan ekonomi keluarga
Anak yang belajar selain selain harus terpenuhi oleh
kebutuhan pokoknya juga membutuhkan fasilitas belajar yang baik. Hal ini tidak
bisa dipenuhi jika keadaan ekonomi keluarga dalam kekurangan.
(5)
Pengertian orang tua
Anak perlu dorongan dan pengertian dari orang tua. Sebab di
sekolah dipenuhi oleh tugas-tugas orang tua harus memberi pengertian dan
dorongan.
(6)
Latar belakang kebudayaan
Perlu kepada anak ditanamkan kebiasan-kebiasan yang baik,
agar mendorong semangat anak untuk belajar.
b)
Faktor sekolah
(1)
Metode mengajar
Metode mengajar adalah suatu cara atau jalan yang harus
dilalui di dalam mengajar.
(2)
Kurikulum
Kurikulum diartikan sebagai jumlah kegiatan yang diberikan
kepada siswa.
(3)
Relasi guru dengan siswa
Dalam relasi guru dan siswa yang baik, siswa akan menyukai
gurunya, juga akan menyukai mata pelajaran yang diberikannya sehingga siswa
berusaha mempelajari sebaik-baiknya.
(4)
Relasi siswa dengan siswa
Menciptakan relasi yang baik antar siswa adalah perlu, agar
dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap belajar siswa.
(5)
Disiplin sekolah
Kedisiplinan sekolah mencakup kedisiplinan guru, siswa,
pegawai karyawan, kepala sekolah dan seluruh komponen yang ada di sekolah
(6)
Alat pelajaran
Alat pelajaran yang dipakai oleh guru pada waktu mengajar
dipakai pula oleh siswa untuk menerima bahan yang diajarkan kepada siswa.
(7)
Waktu sekolah
Memilih waktu sekolah yang tepat akan memberi pengaruh yang
positif terhadap belajar.
(8)
Standar pelajaran di atas ukuran
Guru dalam menuntut penguasaan materi harus sesuai dengan
kemapuan siswa masing-masing. Yang penting tujuan yang telah dirumuskan dapat
dicapai.
(9)
Keadaan gedung
Jumlah siswa yang banyak serta variasi karakteristik mereka
masing-masing menuntut keadaan gedung harus memmadai di dalam setiap kelas.
(10)
Metode belajar
Banyak siswa melaksanakan cara belajar yang salah. Dalam hal
ini perlu pembinaan dari guru. Dengan cara belajar yang tepat akan efektif pula
hasil belajar siswa itu.
(11)
Tugas rumah
Guru jangan terlalu banyak memberi tugas yang harus
dikerjakan di rumah, sehingga anak tidak mempunyai waktu lagi untuk kegiatan lain
c)
Faktor masyarakat
(1)
Kegiatan siswa dalam masyarakat
Perlu kiranya membatasi kegiatan siswa dalam masyarakat
supaya jangan sampai menganggu belajarnya.
(2)
Mass media
Mass media yang baik memberi pengaruh yang baik terhadap
siswa dan juga terhadap belajarnya.
(3)
Teman bergaul
Pengaruh-pengaruh dari teman bergaul siswa lebih cepat masuk
dalam jiwanya. Teman bergaul yang baik akan berpengaruh baik terhadap diri
siswa, begitu pula sebaliknya
(4)
Bentuk kehidupan masyarakat
Kehidupan masyarakat di sekitar siswa juga berpengaruh
terhadap belajar siswa. Lingkungan yang baik akan berpengaruh baik bagi siswa
begitu pula sebaliknya.[2]

Post a Comment