Halloween Costume ideas 2015

Hasil Belajar


Hasil belajar merupakan penguasaan kemampuan yang dicapai siswa meliputi kemampuan pengetahuan, kemampuan perilaku dan kemampuan motoriknya. Hasil belajar ini digunakan guru untuk mengetahui sejauh mana capaian yang telah siswa peroleh selama proses pembelajaran yang berlangsung.
Proses adalah kegiatan yang dilakukan oleh siswa dalam mencapai tujuan pengajaran. Sedangkan hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya.[1]
Menurut Bloom seperti dikutip Nana Sudjana, secara garis besar klasifikasi hasil belajar dibagi menjadi tiga ranah (domain), yaitu ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotor.[2]
Uraian ketiga ranah tersebut dapat dilihat di bawah ini:
1)      Ranah kognitif
Ranah yang mencakup kegiatan otak. Artinya, segala upaya yang menyangkut aktivitas otak termasuk ranah kognitif. Ranah kognitif dibagi menjadi beberapa tingkatan, yaitu:
a)      Pengetahuan (knowledge)
Kemampuan seseorang untuk mengingat hal-hal yang telah dipelajari dan disimpan dalam ingatan sebelumnya seperti nama, istilah, definisi, ide, rumus-rumus, dan sebagainya. Pengetahuan yang disimpan dalam ingatan digali saat dibutuhkan melalui bentuk mengingat (recall) atau mengenal kembali (recognition).
b)     Pemahaman (comprehension)
Kemampuan seseorang untuk mengerti atau memahami sesuatu yang telah dipelajari setelah proses mengingat atau mengetahui. Kemampuan pemahaman ini dibagi menjadi tiga bentuk, yaitu menerjemahkan (translation), menginterpretasi (interpretation), dan mengekstrapolasi (extrapolation).
c)      Penerapan (application)
Kemampuan menerapkan atau menggunakan suatu kaidah atau metode dalam bentuk aplikasi metode kerja pada pemecahan problem atau kasus yang baru dihadapi.
d)     Analisis (analysis)
Kemampuan menguraikan suatu kesatuan menjadi rincian atau bagian-bagian kecil, sehingga struktur keseluruhan dapat dipahami dengan baik.
e)      Sintesis (synthesis)
Kemampuan membentuk suatu kesatuan atau pola baru melalui membuat suatu rencana yang menuntut adanya kriteria untuk menemukan pola dan struktur organisasi yang dimaksud.
f)       Evaluasi (evaluation)
Kemampuan kognitif ini berada di tingkat teratas dalam ranah kognitif. Seseorang mampu membuat pertimbangan terhadap suatu situasi, nilai, atau ide. Kemampuan membentuk suatu pendapat dan mempertanggungjawabkan berdasarkan kriteria tertentu yang dinyatakan dengan kemampuan memberikan penilaian.[3]
2)      Ranah afektif
Ranah yang berkaitan dengan sikap dan nilai, dan sikap seorang dapat diramalkan perubahannya apabila ia telah memiliki penguasaan kognitif tingkat tinggi.
Di antara hal yang berkenaan dengan ranah afektif sebagai berikut:
a)      Penerimaan (receiving)
Kepekaan terhadap suatu rangsangan (stimulus) dan kesediaan memperhatikan rangsangan tersebut meskipun bersifat pasif.
b)     Partisipasi (responding)
Kesediaan untuk memperhatikan secara aktif dalam bentuk ikut terlibat atau berpartisipasi terhadap suatu kegiatan.
c)      Penilaian (valuing)
Memberikan penilaian terhadap suatu hal dan memposisikan diri sesuai penilaian yang dibuat dan tingkah laku konsisten.
d)     Organisasi (organization)
Membentuk suatu sistem nilai sebagai pedoman dan pegangan kehidupan serta dinyatakan dalam pengembangan suatu perangkat nilai.
e)      Pembentukan pola hidup (characterization)
Menghayati nilai-nilai kehidupan sehingga dapat menginternalisasikannya dalam diri menjadi pedoman nyata dan jelas dalam kehidupan sehari-hari melalui pengaturan hidup dalam berbagai bidang kehidupan.[4]
3)      Ranah psikomotor
Ranah yang berkaitan dengan keterampilan (skill) atau kemampuan bertindak setelah seseorang menerima pengalaman belajar tertentu. Hal-hal yang berkaitan dengan ranah psikomotor antara lain:
a)      Persepsi (perception)
Kemampuan membedakan atau mendiskriminasikan antara dua perangsang atau lebih, berdasarkan pembedaan antar ciri-ciri fisik yang khas pada masing-masing rangsangan.
b)     Kesiapan (set)
Kemampuan menempatkan diri dalam keadaan akan memulai suatu gerakan atau rangkaian gerakan, yang dinyatakan dalam bentuk kesiapan jasmani dan mental.
c)      Gerakan terbimbing (guided response)
Kemampuan untuk melakukan suatu rangkaian gerak-gerik, yang dinyatakan dengan menggerakkan anggota tubuh sesuai contoh yang telah diberikan.
d)     Gerakan yang terbiasa (mechanical response)
Kemampuan melakukan suatu rangkaian gerak-gerik dengan lancar tanpa memperhatikan lagi contoh yang diberikan.
e)      Gerakan yang kompleks (complex response)
Kemampuan melakukan keterampilan yang terdiri dari beberapa komponen dengan lancar, tepat, dan efisien, yang dinyatakan dalam suatu rangkaian yang berurutan.
f)       Penyesuaian pola gerakan (adjustment)
Kemampuan mengadakan perubahan dan penyesuaian pola gerak-gerik dengan kondisi setempatt atau dengan menunjukkan suatu taraf keterampilan yang telah mencapai kemahiran.
g)     Kreativitas (creativity)
Kemampuan melahirkan pola gerak-gerik yang baru, yang dilakukan atas prakarsa atau inisiatif sendiri.[5]
Adapun tujuan penilaian hasil belajar adalah:
1.      Mengetahui tingkat penguasaan peserta didik terhadap materi yangtelah diberikan.
2.      Mengetahui kecakapan, motivasi, bakat, minat, dan sikap peserta didik terhadap program pembelajaran.
3.      Mengetahui tingkat kemajuan dan kesesuaian hasil belajar dengan SK/KD.
4.      Mendiagnosis keunggulan dan kelemahan peserta didik.
5.      Seleksi, yaitu memilih dan menentukan peserta didik yang sesuai dengan jenis pendidikan tertentu.
6.      Menentukan kenaikan kelas.
7.      Menempatkan peserta didik sesuai dengan potensi yang dimilikinya.[6]




[1]Nana Sudjana, Penilaian Hasil Proses Belajar.Mengajar, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2009), Cet. XIV, h. 22
[2]Ibid.
[3] Sudaryono, Dasar-Dasar Evaluasi Pembelajaran, (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2012), h. 43-45
[4] Ibid, h. 46-47
[5]Ibid, h. 47-49
[6]Zainal Arifin, Evaluasi Pembelajaran, (Jakarta: Kemenag RI, 2012), Cet. II, h. 23
Labels:

Post a Comment

Streamtosoccer.com

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget