Halloween Costume ideas 2015

Hakikat IPS


IPS sebagai ilmu pengetahuan baru mulai diketengahkan dalam kurikulum sekolah tahun 1975 (SMP-SMA) dan tahun 1976 (SPG). Mata pelajaran ini berperan memfungsionalkan dan merealisasikan ilmu-ilmu sosial yang bersifat teoretik ke dalam kehidupan nyata di masyarakat.[1]
Ada beberapa pengertian atau definisi yang disampaikan oleh para ahli, di antaranya adalah sebagai berikut:
·         Moeljono Cokrodikarjo mengemukakan bahwa IPS adalah perwujudan dari suatu pendekatan interdisipliner dari ilmu sosial. IPS merupakan integrasi dari berbagai cabang ilmu sosial yakni sosiologi, antropologi, budaya, psikologi, sejarah, geografi, ekonomi ilmu politik dan ekologi manusia yang diformulasikan untuk tujuan intruksional dengan materi dan tujuan yang disederhanakan agar mudah dipelajari.[2]
·         Nu’man Somantri mengemukakan pendidikan IPS adalah penyederhanaan disiplin ilmu-ilmu sosial, ideologi Negara dan disiplin ilmu lainnya serta masalah-masalah sosial terkait yang diorganisasikan dan disajikan secara ilmiah dan psikologis untuk tujuan pendidikan pada tingkat dasar dan menengah.[3]
·         A. Kosasih Djahiri merumuskan IPS merupakan ilmu pengetahuan yang memadukan sejumlah konsep pilihan dari cabang-cabang ilmu sosial dan ilmu lainnya kemudian diolah berdasarkan prinsip pendidikan dan didaktik untuk dijadikan program pengajaran pada tingkat persekolahan.[4]
·         S.  Nasution mendefinisikan IPS sebagai pelajaran yang merupakan fusi atau paduan sejumlah mata pelajaran sosial. Dinyatakan bahwa IPS merupakan bagian kurikulum sekolah yang berhubungan degnan peran manusia dalam masyarakat yang terdiri atas berbagai subjek sejarah, ekonomi, geografi, sosiologi, antropologi, dan psikologi sosial.[5]
·         Kurikulum 2006 (KTSP) menjelaskan bahwa IPS adalah salah satu mata pelajaran yang diberikan mulai dari SD/MI/SDLB sampai SMP/MTs/SMPLB. IPS mengkaji seperangkat isu sosial. Pada jenjang SD/MI mata pelajaran IPS memuat materi geografi, sejarah, sosiologi dan ekonomi. Melalui mata pelajaran IPS, peserta didik diarahkan untuk dapat menjadi warga negara Indonesia yang demokrasi dan bertanggung jawab, serta warga dunia yang cinta damai.[6]
Ciri khas IPS sebagai mata pelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah bersifat terpadu (integrated) dari beberapa mata pelajaran sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi, antropologi, politik-pemerintahan dan aspek psikologi sosial yang terpisah menjadi satu kesatuan dengan tujuan agar mata pelajaran ini lebih bermakna maka disesuaikan dengan lingkungan dan kebutuhan siswa.[7]
Berdasarkan beberapa definisi yang disampaikan para ahli dan pernyataan di atas tersebut dapat disimpulkan bahwa IPS merupakan mata pelajaran yang terbentuk dari beberapa ilmu sosial diantaranya, ekonomi, geografi, sosiologi, sejarah, psikologi dan antropologi. Sedangkan pada jenjang SD/MI mata pelajaran IPS memuat materi ekonomi, sejarah, geografi, dan sosiologi.



[1]Sapriya, Dadang Sundawa, dan Iim Siti Masyitoh, Pembelajaran dan Evaluasi Hasi Belajar IPS, (Bandung: UPI Press, 2006), h. 3
[2]Iwan Purwanto, Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, (Jakarta: FITK UIN Jakarta, 2014), h. 4
[3]Sapriya, Dadang Sundawa, dan Iim Siti Masyitoh, op. cit.,  h. 7
[4]Ibid.
[5]Iwan Purwanto, loc. cit.
[6]Sapriya, Dadang Sundawa, dan Iim Siti Masyitoh, loc. cit.
[7]Iwan Purwanto, op. cit., h. 3
Labels:

Post a Comment

Streamtosoccer.com

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget